Panen Perdana Inpago 13 Fortiz Produktivitas Capai 9,3 Ton per Hektar
Denpasar, 15 Oktober 2025 – BRMP Bali hadir dalam Panen Bersama Kegiatan Demplot Pengembangan Padi VUB dengan varietas Inpago 13 Fortiz dilaksanakan di Subak Ubung, Kelurahan Ubung, Kota Denpasar.
Kegiatan dihadiri juga oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Dinas Pertanian Kota Denpasar, Kodim 1611/Badung, Koordinator Penyuluh BPP Kecamatan se-Kota Denpasar, POPT, PPL se-Kecamatan Denpasar Utara, Pekaseh Subak Serongsongan, Pakel II, dan Buaji, Pekaseh dan petani Subak Ubung
Kabid TPH Distan Kota Denpasar I Gusti Ayu Ngurah Anggreni Suwari, SP, M.Si, menyampaikan hasil panen Inpago 13 Fortiz memperoleh hasil yang tinggi yaitu, mencapai 9,3 ton per hektar.
"Varietas ini memiliki keunggulan kandungan zinc dan protein tinggi, memiliki potensi hasil yang baik serta cocok untuk lahan kering. Harapannya tanam varietas ini agar berlanjut dan dicoba di subak yang lain untuk diadaptasikan, dimana kedepannya lahan akan mengalami kekeringan karena banyaknya lahan yang alih fungsi menjadi perumahan dan kerusakan saluran irigasi" ujarnya.
Pekaseh Subak Ubung, Dewa Gede Suma Putra, SE., menyampaikan terima kasih atas dilaksanakannya demplot dan menyarankan agar petani berkelanjutan mengembangkan Inpago. "Hasil yang diperoleh sesuai harapan kami, meskipun kondisi lahan kekurangan air" ungkapnya.
Sementara itu Marya, seorang petani Subak Ubung mengatakan kendala yang mereka hadapi adalah adanya serangan tikus dan burung. "Kami mengharapkan tanam berikutnya agar bisa serempak dengan satu varietas untuk mengurangi serangan tikus dan burung" ucapnya.
Pekaseh Subak Serongsongan, Buaji dan Pakel II yang saat itu juga hadir menyatakan bahwa mereka bersedia tanam Inpago di subaknya, asalkan nantinya dibantu dalam hal pemasaran hasil. Pernyataan merekapun ditanggapi oleh Kabid TPH Distan Kota Denpasar, yang menyampaikan bahwa untuk pemasaran ke depan akan bekerjasama dengan Bulog.
Sementara itu Sagung Ayu Nyoman Aryawati, S.P., M.P., dari BRMP Bali selaku Penanggung Jawab LTT di Kota Denpasar memberikan apresiasi kepada petani Subak Ubung yang mau berinovasi terhadap teknologi baru. "Penerapan budidaya Inpago 13 Fortiz merupakan bagian penting dari strategi percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) serta langkah konkret menuju pertanian modern dan efisien air di wilayah perkotaan. Keberhasilan ini sebagai contoh sinergi yang berhasil antara petani, penyuluh, dan Pemerintah" jelasnya.